Tutorial | Games | News | Download

HeadlineRicuh sempat terjadi karena masyarakat yang antusias menonton langsung aksi Firman Utina dkk tidak kebagian tiket. Ketidakjelasan panitia mengenai status jumlah tiket tersisa membuat mereka yang datang sejak pagi akhirnya melampiaskan kemarahan dengan melakukan aksi bakar bendera PSSI dan perusakan plang nama kantor PSSI di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Beruntung, berbagai cara yang dilakukan panitia berhasil mencegah kericuhan sehingga tidak berlanjut saat laga keesokan harinya. Penonton pun berjubel di stadion hingga 85 ribu orang, meski tiket yang diedarkan sebenarnya hanya 70.725 lembar.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, panitia pun tidak mau buru-buru membuka loket transaksi sebelum mematangkan sistem penjualannya.

“Kejadian tersebut diluar perkiraan,” ujar ketua panitia lokal Djoko Driyono. “Ini merupakan fenomena yang wajar terjadi karena permintaan lebih besar daripada barang yang tersedia.”

“Agar tidak terjadi hal serupa, kami akan menggodok dulu sistem penjualannya nanti seperti apa. Hasilnya akan kami umumkan lewat jumpa pers hari selasa (22/12),” lanjut Djoko.

Panitia meminta agar penonton memahami keterbatasan tiket dan tidak memaksa panitia menjual melebih kuota, selain demi kenyamanan, juga demi keamanan di dalam stadion yang dibangun 24 Juli 1962 itu.

Indonesia akan menjalani leg pertama final melawan Malaysia di Stadion Bukit Jalil, Malaysia hari Minggu (26/12). Leg kedua akan digelar di SUGBK, Rabu (29/12).

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: