Tutorial | Games | News | Download

Keberhasilan Malaysia menjuarai Piala AFF 2010 disambut suka cita rakyat negeri jiran tersebut. Mereka bersorak sorai, menggelar pesta merayakan sukses jadi kampiun ASEAN untuk kali pertama.

Pantauan detikcom, Rabu (29/12/2010), banyak rumah makan yang menggelar nonton bareng laga final leg kedua AFF Suzuki Cup antara Indonesia melawan Malaysia. Bahkan beberapa di antaranya sengaja menyediakan layar lebar ukuran 2×2 meter dengan menggunakan LCD/infocus.

Untuk diketahui, sebagian besar rakyat Malaysia memang gemar makan malam di restoran atau rumah makan. Biasanya mereka melakukan bersama keluarga. Karena itu, pada malam hari sejumlah rumah makan selalu dipenuhi pengunjung. Momentum final AFF SUzuki Cup yang kebetulan mempertemukan Malaysia dengan Indonesia, menjadikan suasana semakin semarak untuk mengadakan nonton bareng.

Seperti yang terjadi di rumah makan ‘Shaker’ dan ‘Cik Dah’ di kawasan Kajang, dan Restoran Bandar Baru Bangi, provinsi Selangor, dan Kampung Pandang, Kuala Lumpur, dipenuhi warga Malaysia yang makan malam sambil menikmati ‘hidangan’ laga final.

“Saya datang setelah Maghrib tadi. Tentulah saya sangat gembira Malaysia akhirnya menjadi juara kali ini, meski kalah dari Indonesia. Serangan dari pemain Indonesia sungguh mendebarkan. Tahniah untuk Malaysia,” ujar Norzi usai menonton.

Ungkapan serupa dikatakan Haidi Ahmad. Menurut lelaki asal Kampung Pandan ini, keberhasilan Malaysia merebut trophy AFF Cup merupakan penantian panjang pecinta sepak bola Malaysia.

“Masa keemasan Malaysia telah kembali. Sepak bola Malaysia pernah meraih juara di Sea Games 1989, dan tempat ketiga Piala Tiger tahun 2000 dan 2004. Kini kami juara piala AFF 2010,” kata Haidi Ahmad, warga asal Kampung Pandan, Kuala Lumpur mengekspresikan kegembiraannya.

Sepanjang pertandingan berlangsung, pendukung Malaysia tidak henti-hentinya memberikan dukungan. Apalagi setelah striker andalan Malaysia Mohd Safee berhasil menyarangkan bola ke gawang yang dikawal Markus, teriakan ‘Malaysia Juara AFF’ terus terdengar.

Bukan saja warga Malaysia. Keriuhan serupa juga terjadi di beberapa titik yang dipenuhi warga Indonesia. Mereka menggelar nonton bareng, seperti di Kedutaan BEsar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, kawasan Chow Kit, dan Rumah Makan Minang ‘Singgalang’ di Kajang.

“KBRI memfasilitasi warga Indonesia di sini untuk menonton bareng, sama-sama memberi dukungan kepada timnas meski jauh dari sini,” ujar Atase Pensosbud KBRI Kuala Lumpur, Widyarka Ryananta.

Setelah pertandingan itu berakhir, mereka bubar dengan tertib. Tidak terlihat konvoi atau iring-iringan kendaraan dari pendukung Malaysia setelah menonton pertandingan. Suasana malam di jalan-jalan seperti malam-malam biasa. Keriuhan sesaat yang seketika menyepi seiring semakin larutnya malam.

(detik.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: